^_^

Makna Hidup

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 13 November 2013

Cara Ekstrim Membangkitkan MOTIVASI dalam Diri



Jika Anda ingin cara ekstrim untuk membangkit motivasi paling kuat dalam diri Anda adalah dengan membakar kapal untuk pulang Anda. 
Sehingga tidak ada jalan lain kecuali berhasil. 
Tidak ada pilihan mundur atau menyerah. 
Tidak ada pilihan malas dan bersantai-santai. 

Seperti yang dilakukan oleh Thariq bin Ziyad, saat memotivasi pasukannya agar bisa menaklukan Spanyol (Andalusia saat itu). Panglima perang Thariq bin Ziyad bersama 7000 tentara, berhasil menyeberang ke daratan Spanyol, tiba-tiba Thariq mengambil langkah yang hingga sampai kini membuat tercengang para ahli sejarah. Ia membakar perahu-perahu yang digunakan untuk mengangut pasukannya itu. Lalu ia berdiri di hadapan para tentaranya seraya berpidato dengan lantang berwibawa, dan tegas. Dalam pidatonya yang penuh semangat, panglima Thariq berkata;
 “Di mana jalan pulang? Laut berada di belakang kalian. Musuh di hadapan kalian. Sungguh kalian tidak memiliki apa-apa kecuali sikap benar dan sabar.” 
Singkat cerita, Thariq bin Ziyad beserta pasukannya berhasil menaklukan Spanyol dengan gemilang. Beranikah Anda membakar perahu Anda sehingga tidak ada jalan lagi kecuali sukses? Buatlah diri Anda dalam kondisi kepepet, tidak ada jalan lagi kecuali Anda berusaha dengan hebat, kerja keras, kerja cerdas, dan pantang menyerah. 
Berani? 
Saat Anda tidak takut gagal karena masih ada hal yang bisa Anda andalkan adalah sikap aman Anda. Artinya Anda belum membakar perahu Anda. Anda harus ke dalam sebuah kondisi dimana Anda tidak ada pilihan lain kecuali Anda berhasil. Kiasan perahu disini adalah “tempat kabur” saat Anda kalah atau gagal.

Maka, lakukanlah :
  • Berhenti bekerja untuk membangun bisnis. Sehingga tidak ada pilihan lain agar berhasil dalam bisnis atau Anda tidak makan. 
  • Memberikan hukuman pada diri sendiri dan diumumkan kepada orang lain. Misalnya, jika saya gagal mencapai omzet sekian, maka saya akan menyumbangkan seluruh harta saya ke yayasan amal. Harus ada saksi. 
  • Merantau. Saya tidak akan pulang, kecuali saya sudah berhasil.
Jika Gagal ?


Anda harus siap menerima konsekuensinya. Gagal, ya terima saja konsekuensinya. Anda harus siap. Sebab memang tidak ada pilihan lain. Jika Anda masih takut, artinya masih ada masalah dalam mental Anda. Anda perlu mempersiapkan diri Anda agar benar-benar yakin akan berhasil.
Anda tidak boleh menyalahkan siapa pun saat Anda gagal. Tidak boleh kepada siapa pun termasuk orang yang menyebabkan Anda gagal sekali pun. Juga kepada saya yang menulis artikel ini. Semua tanggung jawab Anda, semua keputusan Anda, dan Anda yang menanggung resikonya. 
Saat Anda berpikir akan menyalahkan orang lain apalagi akan menuntut orang lain, maka Anda sudah bersiap untuk kalah. Anda tidak akan membangkitkan motivasi paling kuat dalam diri Anda.

Bisakah Semua Orang Menggunakan Cara Ini ?

Jawabannya tidak. Sebab banyak orang yang tidak menggunakan cara ini, tetap bisa berhasil. Kuncinya adalah saat dia memiliki motivasi dan motivasinya mampu menggerakan dia untuk mencapai apa yang dia inginkan. Bisa jadi, kebanyakan orang bisa berhasil dengan teknik-teknik motivasi yang saya jelaskan diatas. 
Lalu teknik ini untuk siapa? Bagi anda yang memerlukan percepatan. Mungkin bagi Anda yang sudah mencoba berbagai hal namun tidak pernah berhasil sebab motivasi yang muncul sering dikalahkan oleh hambatan seperti kemalasan. 
Atau bagi Anda yang ingin mencapai hasil gemilang, memecahkan rekor, meraih pencapaian ekstrim, dan sebagainya. Hanya bagi orang-orang yang berani menetapkan target tinggi, berani menerima konsekuensinya, dan berani menerima resiko yang bisa menghadirkan motivasi paling kuat dalam diri. 

Ini bukan satu-satunya cara membangkitkan motivasi paling kuat.


Sumber: http://www.motivasi-islami.com/motivasi-paling-kuat-membakar-kapal-pulang/

Kamis, 31 Oktober 2013

IPA atau IPS ?


Hai sahabat X ( Sepuluh ) SMA ! Sebentar lagi kita akan menghadapi yang namanya penjurusan. Menurut survey, banyak anak muda yang galau memilih IPA ( Ilmu Pengetahuan Alam ) atau IPS ( Ilmu Pengetahuan Sosial ). Bagi beberapa sekolah, sudah di mulai penjurusan dari kelas X.
Masalah terjadi ketika ada debat yang mengatakan bahwa anak IPS itu bodoh, rendahan, dan malas. Sedangkan IPA itu di dominasi anak-anak yang pintar, rajin, dan berprestasi. Saya mengatakan ITU SALAH BESAR !



Tidak ada beda antara anak IPA dan IPS, yang penting minat, kemampuan, dan bagaimana cara murid itu bertanggung jawab atas jurusan yang dia pilih. Di lain sisi, ada yang mengatakan IPA itu pelajaran “orang sibuk” . Hey, saya di IPS, dan saya pun cukup sibuk untuk belajar mengenai IPS. Anak IPA bilang anak IPS lemah, bodoh, dsb. Anak IPS bilang anak IPA rasis, tidak pakai otak dalam berbicara,dsb. Apa masalahnya ? Tidak ada kasta dalam pemilihan jurusan. Yang penting minat + bakat + bertanggung jawab atas keputusan anda.
Menurut saya, kelebihan IPA itu bisa mengambil banyak jurusan di kuliah nanti. Apalagi bila minatnya menjadi dokter, ataupun arsitek. Tapi sayangnya, IPA lebih bekerja di dalam ruangan. Seperti dokter, ahli mesin, dsb. Saya dan beberapa teman yang cukup menonjol di IPA mengakui bahwa pelajaran IPA sedikit lebih ribet. Namun, bukan berarti ilmu IPS lebih gampang bukan ? Semua punya tingkat kesulitan masing-masing dan rajin tidaknya si murid. Anak IPA intinya mempelajari ilmu pasti, alam, maupun eksak.
FAKTA ANAK IPA ; Identik dengan metode ilmiah yang mengutamakan logika Jawaban atas pertanyaan soal adalah pasti dan tidak bisa diganggu gugat  Ex : Teknik, Kedokteran, Keperawatan, Ilmuwan (BIologi, Kimia, dll), Psikologi  Bisa lintas jurusan begitu memilih PTN, karena terbiasa terlatih logika dan penalarannya  Perlu waktu dan suasana yang khusus (konsentrasi tinggi) untuk mempelajari IPA Sering terlihat belajar terus, seperti tidak ada waktu santai Banyak siswa IPA, yang akhirnya memilih jurusan IPS ketika kuliah
Kelebihan IPS antara lain bisa mengambil jurusan yang nantinya bisa bekerja di luar ruangan seperti reporter, jurnalis, fotografer, dll meskipun ada juga yang di dalam ruangan seperti akuntan, dsb. Saya sendiri menilai bahwa IPA lebih banyak hitungan,meskipun ada beberapa hafalan juga. Sedangkan IPS lebih banyak hafalan meskipun ada hitungan nya juga. Anak IPS mempelajari segala sesuatu yang berhubungan dengan masyarakat :
FAKTA ANAK IPS : Bukan santai, tetapi pelajarannya membutuhkan penalaran dan kekrtitisan dalam berpikir  Informasi kemasyarakatan terus berkembang setiap hari, sehingga harus rajin membaca  Saat ini, dunia kerja membuka lapangan yang luas untuk jurusan Sosial. Dengan catatan, lulusan harus luwes, aktif dan tanggap terhadap perubahan sosial.  Masih punya waktu untuk bergaul, sehingga wawasan tentang kemasyarakatan bisa bertambah  Ex : Sosiologi, Geografi, Ekonomi, Akuntansi, Bahasa, Hukum, Sosial Politik  Bisa namun, agak sulit untuk lintas jurusan ketika PTN
Bagaimana dengan anak yang mau IPS tetapi di paksa orang tuanya IPA atau sebaliknya ? Saran saya, ada baiknya anda sharing ke orang tua anda dengan baik-baik bahwa anda punya hati di IPA/IPS dan berkomitmen akan memberikan hasil terbaik di IPS. Bagi anda orang tua, yang membaca tulisan saya, ada baiknya anda bertanya pada anak anda, di mana minat dia. Jangan memaksakan anak, karena nanti hasilnya sia-sia. Uang terbuang sia-sia, anak tidak maksimal, dan membuang emosi masing-masing pihak.
Saya punya beberapa tips buat teman-teman yang lagi bingung mau ambil jurusan apa nanti..
1. Pikirkan cita-cita anda. Dokter ? Sudah pasti IPA. Tapi bagaimana dengan yang mau fotografi atau design grafis ? Saya sarankan anda masuk IPS. Jangan sampai sudah penjurusan, anda memilih IPS, tapi ingin jadi dokter di tengah jalan.
2. Jangan ikut-ikutan teman. Banyak sekali anak-anak yang terjebak di situasi yang sebenarnya mereka tidak inginkan, dan semua beralasan karena ikut-ikutan teman. Pilih sesuai bakat anda.
3. Bila kamu mau di dua jurusan tersebut dan berpotensi, lihat juga nilai-nilai anda. Lebih besar yang mana. Karena biasanya anda akan termotivasi untuk melakukan hal yang lebih baik lagi.
4. Tanya orang tua, bagaimana pendapat mereka, karena orang tua tahu yang terbaik buat anaknya.
5. Tanya kakak / kakak kelas yang sudah lebih dulu mendahului mu memasuki tahap penjurusan, tanya bagaimana pendapat mereka mengenai jurusan yang mereka ambil. Ini bisa jadi bahan pertimbangan buat anda juga.
6. Tidak ada salahnya anda bawa dalam doa. Tanpa membedakan agama, ada baiknya anda berdoa agar anda di beri hikmat oleh-Nya agar memilih jurusan yang tepat.
7. Kalau anda tipe pemikir, suka dengan tantangan, serius, tidak mudah percaya, memiliki kemampuan berhitung, imajinasi, dan abstraksi yang tinggi, IPA adalah pilihan yang tepat.
8. Kalau anda bertipe pede, nggak malu untuk tampil, banyak ngomong, mudah bergaul, punya rasa sosial yang tinggi, dan daya ingat tinggi, cepat mengahafal atau mengingat sesuatu, IPS adalah pilihan yang tepat.
Jadi, mari memilih jurusan yang tepat bagi anda. Jangan menyesal di kemudian hari, dan STOP MEMBEDA-BEDAKAN JURUSAN !!

Selasa, 29 Oktober 2013

Why not?